Anak Angin


Ingat kamu yang mendamba angin

Terlintas badai yang coba kau tuai

Temani bintang, temani cahaya

Bersama gemerlapnya lampu jalanan

Bunga taman di gelapnya malam

Ditelaga rindu kutemani kamu

Yang menanti, menanti, dan menanti

Semut-semut yang berbaris

Juga menanti, menanti dan menanti

Bersama rinai angin, bersama rintik hujan, bersama asamu dan asaku

Tinggalkan aku disini kekasih

Biarkan dini hari menjemputku

Untuk kembali ke peraduanku

Bersama bayangmu kurajut harap ini

Biarkan aku disini

Anak angin menanti kekasih

Anak angin menuai badai

Anak angin berharap pada setia

Anak angin berkata kepada rembulan

Anak angin menunggu pagi menjelang.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s