Mengingatmu


Oleh : Parlin Siagian dan Filah Oesman Mengingatmu serupa detak di nadiku, tak pernah berhenti selama jiwa masih di dalam raga Sesuatu gugur di halaman waktu lebur menatapmu hilang dalam genggaman Merapal namamu dalam untaian doa yang menjuntai ke angkasa, merindumu dengan jutaan nelangsa di dada dan masih bersimpuh di ruang kasih sendu Ketabahan takdir…Read more Mengingatmu

Advertisements

Langit Malam


Benakku melintasi malam Mencoba meniti peristiwa demi peristiwa yang telah berlalu Kita yang merindukan paras wajah rembulan Kembali menengadahkan wajah ke langit pekat Adakah sang jelita menatapkan mata indahnya ke langit yang sama Karena kuingin katakan padanya bahwa seindah gerai rambutmu Memikul ribuan bayang indah di gemulai langkahmu Aku menelusuri tiap hembusan angin yang mengantar…Read more Langit Malam

Nanar Hati


Tentang dia yang menghiasi hariku Melembutkan teduh tatapannya dihadapanku Tak tahukah dia bahwa rindu ini berkalang jernihnya air mata yang berkalang mata air Melindapi tepian sunyi malam bertebaran di gugusan gemintang Hangatnya malam menjelang peraduan Aku masih bersimpuh luruh menguntai asmara Berkelindan doa yang menjuntai ke angkasa Berharap langit memberi jawaban Rindu ini masih di…Read more Nanar Hati

Takut Pada Matamu


Oleh : Emha Ainun Najib Kekagumanku kepada Tuhan Membuat aku takut pada matamu Apakah engkau sendiri mengerti, kekasihku Apa gerangan yang memancar dimatamu itu? Bertahun - tahun kita hanya berpandangan saja Engkau bisu Dan aku tuli Karena sangat tidak mengerti Bola matamu yang bening Adalah ruang yang tiada terbatas Tetapi jika pun engkau kelak menjadi…Read more Takut Pada Matamu

To whom which my heart lies upon


​ Kepada seseorang tempat hatiku bersandar Aku mengenalmu dalam jiwa yang tak mampu diwakili kata-kata Entah apa aku ini di mata jernihmu Begitupula aku mengenangmu dalam untaian nada Yang mendengungkan kisah asmara dewata Tembang kuno tentang cinta masih mendayu-dayu Masih merindukan bayangmu di titian langit malam Kita yang masih menarikan pena Menyimpan begitu banyak gelak…Read more To whom which my heart lies upon

Menjelang Malam di Pangkuan Kekasih


Pualam malam tak jeda merayu Rembulan merenggut tatapku Darimu kumencoba berlalu Menepi hingga waktu tak lagi bertalu Melintasi temaram lampu jalanan Sekali lagi kutumpu harapan Kutelusuri jejak bisu pujaan Menerka rasa dan asa di perjalanan Menjelang dini hari kusapa rayuan Gemintang masih menjelang di tepian Halaman demi halaman berlalu pandang Menghantar kita di haribaan Aku…Read more Menjelang Malam di Pangkuan Kekasih

Senandung Rintik Hujan Dini Hari


Perjalanan dini hari, Ditemani rintik hujan, Siluet lembayung angin malam, Kubiarkan rindu larut di tetes hujan.   Mengendap di rerumputan, Air mata di bentangan savana aspal ibukota, Menuliskan nelangsa, Di kaki langit kususun asa.   Sunyi menggelayuti awan gelap, Jenaka gemerincik rintik hujan, Menggenggam jemarimu ayunkan langkah, Penghujung jalan gemerlap bayang langit di air yang…Read more Senandung Rintik Hujan Dini Hari

Temaram Senja di Tepian Pantai


nelayan pesisir pantaiSenja ini kutulis namamu di pasir pantai, Mengeja namamu dari hari ke hari, Huruf demi huruf kutasbihkan di bulirannya, Kubentuk istana pasir yang sederhana dengan namamu sebagai awal dari segala. Selamat ulang tahun jelita, Masih dengan rindu yang menggelora di dada Masih dengan tatapan yang sama ku memandangmu Masih dengan harapan yang sama…Read more Temaram Senja di Tepian Pantai