Mendatangi Fajar Kujelang Asa


Kujelang cahaya rembulan dalam perjalanan Terjaga dari tidur panjang kuhela angin malam Hembuskan asa diantara tebaran gemintang Melalui malam kudatangi fajar yang terbit hari ini Gurat usia dikelopak mata berkata ribuan perjalanan Yang tertulis dan yang tenggelam dalam makna Masih bersama dini hari kuhirup secangkir kopi Mencoba menafikanmu kudengar biduan bersenandung Kita pun berlalu melewati…Read more Mendatangi Fajar Kujelang Asa

Langit Bercerita tentang Kamu


Ketika langit bercerita kepadaku tentang kamu Tahukah kamu apa yang kudengar Aku mendengar ayat-ayat Allah dikumandangkan Aku mendengar kamu menyelipkan namaku dalam doamu Adakah air mata ini coba kulukis lagi Hingga untuk memujamu pun ku tak mampu Adakah deru nafas yang memuja asma Allah coba kutulis Hingga jemari ini menari sedemikian rupa Kasih adakah bisikku…Read more Langit Bercerita tentang Kamu

Di Telaga Air Matamu


Kurenangi air mata ini Kuberlalu sambil terdiam Tanpa kata tanpa ucap apapun Hanya lambaian tangan yang sanggup kuberikan Menjelangi hari kutelusuri hijabmu Terlalu buta untuk melihat Terlalu tuli untuk mendengar Terlalu bisu untuk berucap Awan malam ini temanku sejak hari itu berlalu Mendudukanku dalam angan ditemani tembang tentang kamu Merindumu dipenghujung hari Kutelanjangi kamu dikertas…Read more Di Telaga Air Matamu

Tenggelamku di Tembangmu


Ditemani selimut malam ini Kelambu kembali menutup peraduanku Menutup geloraku menutup cahaya hatiku menutup harapanku Terhempas tanpa tepi atas penantianku Tak boleh ada satu butir air mata sebut benakku Gentar ku lalui jalan ini jemari ini tak sanggup menari seperti kemarin Kemudian kulalui senyum simpulmu lesung pipitmu tatapan teduhmu Berhasta-hasta kutelusuri jejak para kawula Kutemukan…Read more Tenggelamku di Tembangmu

Air mata yang larut dirintik hujan


Malam ini aku bertanya kepada rintik hujan Jauhkan aku dari remuknya rasa Hembusan nafas ini temani pilunya hati Jalan beraspal temani aku dalam hampa Lampu temaram kota metropolitan Adakah lagi yang harus kurasa Sudah terlalu banyak liku ditempuh Perjalanan pun tak kunjung bertepi Kurindukan angin pagi tadi Masih terasa lembutnya ditubuh ini Helaian dedaun yang…Read more Air mata yang larut dirintik hujan

Tatapan yang dulu Milikku


Kamu yang di selimuti kabut gemunung Tunggu di haribaan ibu Bersama air mata yang jatuh diperjalanan Mengenangmu dalam pilunya jalanmu Bersama angin senja aku pulang Kutitipkan rinduku kepada rembulan Kepada pena kuberkata Dalam ribuan bahasa tentang cinta Kertas ini kusam sudah namun kutetap menulis diatasnya Temani lamunan tanpa akhir akan hadirnya dirimu disampingku Langit telah…Read more Tatapan yang dulu Milikku

Perjumpaan yang Indah adalah ketika Sapu Tangan Menyeka Air Mata


Kehadiranmu sungguh kurasakan di hari-hariku yang penuh penderitaan. Ketika air mataku terjatuh, kamu sapu tangan suteraku. Disaat batinku terluka, kamu pelipur laraku. Dengan tanganmu yang lembut kamu menyeka airmataku. Di kesendirianku aku terkagum atas lapangnya jiwamu ketika aku meratapi tangisku. Ingin rasanya kuteriak dan memanggil namamu sebagai tanda syukurku atas adanya dirimu. Mata airku, mengalir…Read more Perjumpaan yang Indah adalah ketika Sapu Tangan Menyeka Air Mata