Berdansa dengan Angin Subuh


journey of a woman in redKuhela angin subuh yang menerpa tubuhku Menyambut fajar yang menyingsing pagi ini Kuhirup kembali udara sejuk ini sekali lagi Menerpa keheningan langit yang tak kunjung menyapaku Apakah gerangan yang bertaut dijiwaku Hingga tak mampu lagi merayu Inikah waktu membuka kembali rindu Menatap wajah lembut terhampar dijalan-jalan ibukota negeriku Sampaikah aku…Read more Berdansa dengan Angin Subuh

Advertisements

Angin Semilir


Ditemani rindu kulalui jalan setapak ini Mengenangmu dikeheningan malam Angin semilir menggelayuti jutaan kenangan tentang kamu Kutorehkan kembali tinta ini Hembusan nafas ini menuliskan segala tentang kamu Yang melalui hari dengan tangan terkepal Wajah menengadah ke langit Menembus batas-batas sadarku akan adanya dirimu Lembayung senja baru saja berlalu Riuh redam remukkan jiwaku yang kelu Sorak-sorai…Read more Angin Semilir

Bocah Pemulung Menghela Angin Utara


Kupungut puntung rokok satu persatu Inilah hidupku memungut satu puntung ke puntung rokok lainnya Sudikah kiranya kau untuk sekedar menyapaku? Menawarkan aku segelas teh dan roti dipagi hari? Pecahan beling serpihan hati Remuk redam tak berbentuk lagi Tergores luka hari kemarin Hanya untuk kasihmu ku meniti hari Kupungut dedaunan, ranting patah, dahan yang terhempas Kuhela…Read more Bocah Pemulung Menghela Angin Utara

Mendatangi Fajar Kujelang Asa


Kujelang cahaya rembulan dalam perjalanan Terjaga dari tidur panjang kuhela angin malam Hembuskan asa diantara tebaran gemintang Melalui malam kudatangi fajar yang terbit hari ini Gurat usia dikelopak mata berkata ribuan perjalanan Yang tertulis dan yang tenggelam dalam makna Masih bersama dini hari kuhirup secangkir kopi Mencoba menafikanmu kudengar biduan bersenandung Kita pun berlalu melewati…Read more Mendatangi Fajar Kujelang Asa

Corat-Coret di Taman Bunga Ibunda


Kamu ada dan hadir dihadapanku berbicara layaknya gelegar petir menyambar sanubariku dan akupun masih rindu kamu Aku mencintaimu seperti batu yang merindu pahat menempaku sedemikian rupa hingga yang tersisa dari diriku hanyalah citramu Adakah gunung yang harus kudaki denganmu adakah lautan yang harus kurenangi bersamamu adakah langit yang harus kulukis sebagai sesembahan cintaku padamu Ceritakan…Read more Corat-Coret di Taman Bunga Ibunda

Relung-Relung Kesunyian


Angin dini hari kembali menyapaku Hendak kemana angan dihela ditiap hembusan Hening yang menemani perjalanan Ku mencoba menyapa dedaunan yang berguguran Sampai kapan aku akan langkahkan kaki Adakah letih sejenak hinggap diantara perjalanan Termenung dalam benak yang hampa Ditemani bunga-bunga malam kususuri jalan ini Malam ini cepat sekali berlalu Tak terasa sudah jam satu pagi…Read more Relung-Relung Kesunyian

Angin Cerita Rindu


Menapaki jalanmu kekasih Ribuan depa kulalui Ketika kumenoleh kebelakang Tak sebanding dengan senyummu Kukayuh perahu ini ke dermagamu Jalani kehendak dari Yang Maha Berkehendak Jalani hasrat akupun tiba dihaluan Kumenoleh kamupun tersenyum Bolehkah kutafsirkan senyummu Sekali ini saja hingga kamupun tertawa Membodohiku sedemikian rupa Hingga malam ini kuterlena Buaian rupa asmara tak lekang Bebaskan aku…Read more Angin Cerita Rindu

Guna Cipta Aksara


Haluan angin coba dipahami Gema tembang kuno lagi kudengar Hari ini aku bersama angan bertanya Apa yang kamu rasa ketika mencipta Lembut kusentuh gemericik air Kutemani kamu sampai ke muara Adakah yang kamu cari berakhir Kemanakah kamu pergi kekasih Getar asmara ini tak kuasa kunafikan Bersama lalunya awan kumencoba melukismu Hanya titik demi titik bertemu…Read more Guna Cipta Aksara

Once I was the only One


Once said love will remain in the darkness Others said love will conquer everything I said a never ending story about love You are just in the beginning of a tales The night keep on calling us under the moonlight As the stars above creates an image of you smiles Find your way on the…Read more Once I was the only One