Mendatangi Fajar Kujelang Asa


Kujelang cahaya rembulan dalam perjalanan Terjaga dari tidur panjang kuhela angin malam Hembuskan asa diantara tebaran gemintang Melalui malam kudatangi fajar yang terbit hari ini Gurat usia dikelopak mata berkata ribuan perjalanan Yang tertulis dan yang tenggelam dalam makna Masih bersama dini hari kuhirup secangkir kopi Mencoba menafikanmu kudengar biduan bersenandung Kita pun berlalu melewati…Read more Mendatangi Fajar Kujelang Asa

Advertisements

Celoteh Jejaka Pandir


Puan, temani aku duduk disini sebentar Bersama langit bersama bintang bersama bulan Puan, sudilah kiranya kamu duduk disampingku Kita bercerita tentang hari yang aku lalui dan hari yang kamu lalui Puan, dengarkan dawai-dawai gitarku Tentang asmaraku kepadamu Puan, aku tahu,, Namun aku biarkan kamu berlalu dihadapanku Puan, adakah secarik kertas untukku Berikan aku pena itu,,cukup…Read more Celoteh Jejaka Pandir

Kutitipkan Rinduku pada Langit Malam


Bulan sabit ini kembali merayu Bersama kerlip bintang mengintip jendela peraduanku Sepi sendiri sesepi perjalananku ini Sendiri Mencoba mendatangi jejak angin Hampa yang kudapati Riuhnya kota metropolitan Tak lagi mengisi relung jiwa ini Adakah aku menapaki jalan sunyi ini Terus begini sendiri jalani semua ini Kemanakah kaki ini kulangkahkan kini Tak cukupkah kulalui nestapa ini…Read more Kutitipkan Rinduku pada Langit Malam

Once I was the only One


Once said love will remain in the darkness Others said love will conquer everything I said a never ending story about love You are just in the beginning of a tales The night keep on calling us under the moonlight As the stars above creates an image of you smiles Find your way on the…Read more Once I was the only One

Tatapan yang dulu Milikku


Kamu yang di selimuti kabut gemunung Tunggu di haribaan ibu Bersama air mata yang jatuh diperjalanan Mengenangmu dalam pilunya jalanmu Bersama angin senja aku pulang Kutitipkan rinduku kepada rembulan Kepada pena kuberkata Dalam ribuan bahasa tentang cinta Kertas ini kusam sudah namun kutetap menulis diatasnya Temani lamunan tanpa akhir akan hadirnya dirimu disampingku Langit telah…Read more Tatapan yang dulu Milikku

Aku, Kamu dan Gemintang


Cahaya bulan memelukku diantara tebaran bintang Kamupun akhirnya disisi ini Kemana rintik air hujan yang mengalir ini akan membawa pergi Aku kan setia menemani Bersama lembutnya angin malam kutelusuri tapak jalan Begitulah aku kan mencintaimu dengan perlahan dan penuh kesabaran Kita biarkan tembok yang meliputi diri kita hancur, luluh lantak dengan sendirinya oleh kasih yang…Read more Aku, Kamu dan Gemintang

Gemintang yang tak Lekang


Malam ini kutemani kamu lagi Bersama secangkir kopi dan sebungkus kretek Dikelilingi bunga-bunga malam Aku merindumu dalam kelam Malam ini kutautkan sebuah lagu, secarik kertas, dan sebuah pena Kulukiskan kamu dalam kata Kutulis kamu dalam benak Kupahat kamu disudut ruang kosong ini Fajar mulai menyingsing dan aku masih disini Melamunkan kamu tanpa kenal waktu Menjentikkan…Read more Gemintang yang tak Lekang