Merajut Rindu


pantai dimalam hari Kemudian sampailah aku disetapak jalan ini Menyusuri tepian sunyi ini lagi Kucipta rasa kureka cita mencoba menggapai relung hatimu Menengadah ke langit membasuh rindu menuju cintamu Kuseka lagi luka dipelupuk hati Nyaris tak ada ruang tempatku untuk menyemai rinduku Mencoba melukis langit yang menaungimu Namun aku tahu tak mampu Segumpal tanah kugenggam…Read more Merajut Rindu

Advertisements

Kupungut Titik Demi Titik Yang Berlalu


Menunggumu ditapal batas ibukota Mencoba melupakanmu namun tak sanggup Menyentuhmu dengan kata diatas kertas kusam Lembar demi lembar kulalui dan kamu tak datang Yah, apalah aku ini Hanya rindu yang kupunya Kubiarkan nelangsa ini berlalu Tanpamu kumenepikan langkahku Adakah perih ini berakhir Kenanga ini masih kupegang erat Resah ini ingin berakhir namun tak jua kamu…Read more Kupungut Titik Demi Titik Yang Berlalu

Balada Ronin yang Kehilangan Separuh Jiwanya (Anak Revolusi)


Temani aku dalam temaram cahaya jalan setapak Susuri jalan ini bersama genggaman tanganku Berjalanlah disampingku agar kamu tahu betapa jejak-jejak sunyi ini merindumu Senyap dalam kehampaan tanpa adanya dirimu kelam dalam sukma Menari dibawah sinar rembulan bersama bayang-bayang samar kita menari Berdansa sampai fajar menjelang tak mengenal lelah mengimbangi langkahmu Bernyanyi bagai ribuan malam berlalu…Read more Balada Ronin yang Kehilangan Separuh Jiwanya (Anak Revolusi)

Melati Senja Menanti Fajar Menyingsing


Kususuri laju roda ini mencoba untuk menapaki jejakmu Indah kulalui perjalanan ini mengenangmu dikata yang kamu tulis dan yang kamu ucap Adakah rindu ini disambut angin semilir yang menerpa tubuhku Biarlah dia berlalu menggenapi awan yang membisu Tak dapatkah kutelusuri sujudmu untuk bumi Allah Hingga pijakku tak mampu menjawab sapa senyummu kepada embun pagi Jelang…Read more Melati Senja Menanti Fajar Menyingsing

Tenggelamku di Tembangmu


Ditemani selimut malam ini Kelambu kembali menutup peraduanku Menutup geloraku menutup cahaya hatiku menutup harapanku Terhempas tanpa tepi atas penantianku Tak boleh ada satu butir air mata sebut benakku Gentar ku lalui jalan ini jemari ini tak sanggup menari seperti kemarin Kemudian kulalui senyum simpulmu lesung pipitmu tatapan teduhmu Berhasta-hasta kutelusuri jejak para kawula Kutemukan…Read more Tenggelamku di Tembangmu