Sampai Raminah Tertidur


Menoleh kebelakang sejenak kuberkalang Berlumur luka dalam benak yang tak lekang Sekiranya aku merindumu dikala malam menjelang Tak kuasa ku mendengar kisahmu duhai sang petualang Membeku dalam peluk nisbi gadis berkerudung hitam Gemulai langkah memecah hembusan angin malam Jemari terkepal menempa jutaan dendam Kumelangkah menembus lubang-lubang jalanan, legam Masih seperti kemarin aku mendambamu Menepiku dalam…Read more Sampai Raminah Tertidur

Senja Terakhir Kita


Satu hari berlalu tanpa bayang dirimu Menafikan rindumu kutelan pahit yang kurasakan Melangkahkan kakiku menjauhimu sampai akhir waktu Disetapak jalan ini kueja namamu kelu kutafsirkan air matamu Dan hujan pun turun Inginku menari bersama rinai hujan ini Kubiarkan kata demi kata tertulis dikertas kusam ini Terbelenggu oleh peluk nisbimu Tak ada lagi kata yang bisa…Read more Senja Terakhir Kita

Menulis Nafasmu Kekasih


Dalam kesendirian kumencoba menemanimu dalam kata Yang maknanya hanya dapat disentuh oleh rasa Hanyut dalam buaian asmara Kumengenangmu dalam indahnya langit malam Adakah yang aku dan kamu rasa sama Hingga menghela nafaspun menjadi irama Adakah degup jantung ini menari dalam untaian kembang malam Hingga berdetakpun menjadi nada Haruskah kulalui tapak jalan ini lagi Berulang kali…Read more Menulis Nafasmu Kekasih

Masih tentang Kamu


Masih tentang kamu yang mendamba Masih tentang kamu yang memuja Masih tentang kamu yang terbelenggu Masih tentang kamu yang merindu Kasih lihatlah sejenak dalam kesendirianmu purnama itu Begitu lembut begitu indah begitu syahdu Untaian nada yang ditautkan angin menambah pesona malam ini Ingin rasanya waktu berhenti disini Terjamah oleh jemari lembutmu diantara kecupan asmaramu Tersentuh…Read more Masih tentang Kamu

Pagiku bersama bunga Kamboja


Untuk angin pagi yang selalu kurindukan Embun yang membasahi bunga-bunga Langit yang cerah gemilang Rasa syukur kuhirupkan lagi pagi ini Entah dari mana asalnya basah didedaunan Kuterbangun dan dia telah segar ditatapan Burung-burung berkicau tanpa henti Kembali larut dalam lamunan Semesta ini baru sejengkal ditempuh Takabur akan apa yang dapat ditatap Khilaf dalam rayuan tanpa…Read more Pagiku bersama bunga Kamboja

Gemintang yang tak Lekang


Malam ini kutemani kamu lagi Bersama secangkir kopi dan sebungkus kretek Dikelilingi bunga-bunga malam Aku merindumu dalam kelam Malam ini kutautkan sebuah lagu, secarik kertas, dan sebuah pena Kulukiskan kamu dalam kata Kutulis kamu dalam benak Kupahat kamu disudut ruang kosong ini Fajar mulai menyingsing dan aku masih disini Melamunkan kamu tanpa kenal waktu Menjentikkan…Read more Gemintang yang tak Lekang