Senandung Rintik Hujan Dini Hari


Perjalanan dini hari, Ditemani rintik hujan, Siluet lembayung angin malam, Kubiarkan rindu larut di tetes hujan.   Mengendap di rerumputan, Air mata di bentangan savana aspal ibukota, Menuliskan nelangsa, Di kaki langit kususun asa.   Sunyi menggelayuti awan gelap, Jenaka gemerincik rintik hujan, Menggenggam jemarimu ayunkan langkah, Penghujung jalan gemerlap bayang langit di air yang…Read more Senandung Rintik Hujan Dini Hari

Advertisements

Melihat Aku Pada Dirimu


swan in the lakeKasih, aku melihatmu berjalan tertunduk Memapah langit dipundakmu Memikul Asa dibahumu Merengkuh Hari dipelukmu Melihat Aku Pada Dirimu Kita Berdua Berjalan Tertunduk Menapaki Teriknya Matahari Meniti senja yang menanti Angin Subuh ini kembali menerpa sanubari Ingatkan aku tentang tatapan layumu mendayu-dayu dibenakku Merintih menahan isak tangis yang tak bisa jatuh Menopang harapan…Read more Melihat Aku Pada Dirimu

Bersamamu Menempuh Jalan yang Terjal dan Berliku


Velvet RoseJalan yang berliku ini takkan bisa ditempuh tanpa adanya dirimu Binar tatapan matamu menemani perjalanan ini Puluhan persimpangan telah kita lalui Dan kini disini aku menaruh harapan di telapak tanganmu yang lembut Gadis berkerudung jingga tersipu malu menatap indahnya matahari pagi Disapanya angin subuh yang menerpa sanubari Meniti hari lalui riuhnya dunia yang menyapa…Read more Bersamamu Menempuh Jalan yang Terjal dan Berliku

Melati Senja Menanti Fajar Menyingsing


Kususuri laju roda ini mencoba untuk menapaki jejakmu Indah kulalui perjalanan ini mengenangmu dikata yang kamu tulis dan yang kamu ucap Adakah rindu ini disambut angin semilir yang menerpa tubuhku Biarlah dia berlalu menggenapi awan yang membisu Tak dapatkah kutelusuri sujudmu untuk bumi Allah Hingga pijakku tak mampu menjawab sapa senyummu kepada embun pagi Jelang…Read more Melati Senja Menanti Fajar Menyingsing

Air mata yang larut dirintik hujan


Malam ini aku bertanya kepada rintik hujan Jauhkan aku dari remuknya rasa Hembusan nafas ini temani pilunya hati Jalan beraspal temani aku dalam hampa Lampu temaram kota metropolitan Adakah lagi yang harus kurasa Sudah terlalu banyak liku ditempuh Perjalanan pun tak kunjung bertepi Kurindukan angin pagi tadi Masih terasa lembutnya ditubuh ini Helaian dedaun yang…Read more Air mata yang larut dirintik hujan

Pagiku bersama bunga Kamboja


Untuk angin pagi yang selalu kurindukan Embun yang membasahi bunga-bunga Langit yang cerah gemilang Rasa syukur kuhirupkan lagi pagi ini Entah dari mana asalnya basah didedaunan Kuterbangun dan dia telah segar ditatapan Burung-burung berkicau tanpa henti Kembali larut dalam lamunan Semesta ini baru sejengkal ditempuh Takabur akan apa yang dapat ditatap Khilaf dalam rayuan tanpa…Read more Pagiku bersama bunga Kamboja

Menua dalam hari dan malam


ada satu saat aku merindumu seperti hari kemarin merindu hari ini rembulan yang tersipu malu menatap gemintang adakah kiranya kamu menyapaku dini hari ini pagi menjelang dan akupun masih melamunkan kamu pagi kemarin dan pagi ini tampak lelah pena ini menari namun tetap tulis bergetar jemari ini tulis kata demi kata membunuh sepi ini sakitnya…Read more Menua dalam hari dan malam