Mendatangi Fajar Kujelang Asa


Kujelang cahaya rembulan dalam perjalanan Terjaga dari tidur panjang kuhela angin malam Hembuskan asa diantara tebaran gemintang Melalui malam kudatangi fajar yang terbit hari ini Gurat usia dikelopak mata berkata ribuan perjalanan Yang tertulis dan yang tenggelam dalam makna Masih bersama dini hari kuhirup secangkir kopi Mencoba menafikanmu kudengar biduan bersenandung Kita pun berlalu melewati…Read more Mendatangi Fajar Kujelang Asa

Advertisements

Ketika Tatapanku dan Tatapanmu Menyatu


Aku mengenalmu dari sejak kumelihat indahnya sudut matamu Aku mengenalmu dari sejak kuhirup wanginya aroma tubuhmu Aku mengenalmu dari sejak kuterlingkuh dalam senyummu Aku mengenalmu dalam jiwa yang tak dapat terwakili oleh kata-kata Namun kutetap menulis tentang kamu Kutulis kamu dengan tinta yang terang Kupahat cinta darimu di titian awan Kulukiskan indahnya gemulai tarimu dipermukaan…Read more Ketika Tatapanku dan Tatapanmu Menyatu

Balada Ronin yang Kehilangan Separuh Jiwanya (Anak Revolusi)


Temani aku dalam temaram cahaya jalan setapak Susuri jalan ini bersama genggaman tanganku Berjalanlah disampingku agar kamu tahu betapa jejak-jejak sunyi ini merindumu Senyap dalam kehampaan tanpa adanya dirimu kelam dalam sukma Menari dibawah sinar rembulan bersama bayang-bayang samar kita menari Berdansa sampai fajar menjelang tak mengenal lelah mengimbangi langkahmu Bernyanyi bagai ribuan malam berlalu…Read more Balada Ronin yang Kehilangan Separuh Jiwanya (Anak Revolusi)

Nanar kupandang Rembulan


Larutku dalam buaian kasih Itu yang ingin kusampaikan padamu Dini hari ini mengingatkan malam-malam yang telah berlalu Hanya denganmu yang kurindu selalu Kusapa gemintang kali ini Tak ada asa yang ingin kusampaikan Aku hanya ingin bersyukur Atas adanya hari ini Biasa saja sebenarnya ketika kumemandangmu Namun ketika kamu memandangku aku tertunduk malu Hempaskan aku dalam…Read more Nanar kupandang Rembulan

Masih tentang Kamu


Masih tentang kamu yang mendamba Masih tentang kamu yang memuja Masih tentang kamu yang terbelenggu Masih tentang kamu yang merindu Kasih lihatlah sejenak dalam kesendirianmu purnama itu Begitu lembut begitu indah begitu syahdu Untaian nada yang ditautkan angin menambah pesona malam ini Ingin rasanya waktu berhenti disini Terjamah oleh jemari lembutmu diantara kecupan asmaramu Tersentuh…Read more Masih tentang Kamu