Kupungut Titik Demi Titik Yang Berlalu


Menunggumu ditapal batas ibukota Mencoba melupakanmu namun tak sanggup Menyentuhmu dengan kata diatas kertas kusam Lembar demi lembar kulalui dan kamu tak datang Yah, apalah aku ini Hanya rindu yang kupunya Kubiarkan nelangsa ini berlalu Tanpamu kumenepikan langkahku Adakah perih ini berakhir Kenanga ini masih kupegang erat Resah ini ingin berakhir namun tak jua kamu…Read more Kupungut Titik Demi Titik Yang Berlalu

Advertisements

Hingga Hari Berlalu


Melampaui batas-batas rinduku padamu Menghela hembusan angin yang menerpa wajahku Mendambamu dalam ruang sempit yang membelenggu jasadku Menghancurkan dinding-dinding pemisah yang meliputiku Gemulai tarimu pesona para dewi kahyangan Lentik jemari menghalau tabir dihadapanmu Lembar demi lembar lontar berlalu dihadapku Menulis air mata dihamparan rerumputan Tanpa makna apapun kucoba menulis Namun makna datang menghampiri Tak boleh…Read more Hingga Hari Berlalu