Temaram Senja di Tepian Pantai


nelayan pesisir pantaiSenja ini kutulis namamu di pasir pantai, Mengeja namamu dari hari ke hari, Huruf demi huruf kutasbihkan di bulirannya, Kubentuk istana pasir yang sederhana dengan namamu sebagai awal dari segala. Selamat ulang tahun jelita, Masih dengan rindu yang menggelora di dada Masih dengan tatapan yang sama ku memandangmu Masih dengan harapan yang sama…Read more Temaram Senja di Tepian Pantai

Advertisements

Celoteh Jejaka Pandir


Puan, temani aku duduk disini sebentar Bersama langit bersama bintang bersama bulan Puan, sudilah kiranya kamu duduk disampingku Kita bercerita tentang hari yang aku lalui dan hari yang kamu lalui Puan, dengarkan dawai-dawai gitarku Tentang asmaraku kepadamu Puan, aku tahu,, Namun aku biarkan kamu berlalu dihadapanku Puan, adakah secarik kertas untukku Berikan aku pena itu,,cukup…Read more Celoteh Jejaka Pandir

Kepada Karang Kepada Ombak Kepada Matahari


Disaat seperti ini aku merindumu seperti ombak merindukan pantai Kepada batu karang dia berlabuh Kepada haluan hilir sungai dia merengkuh Kepada alur sungai didasar samudera dia berpijak Tak hentinya dia mengarungi kehendak sang pencipta Sampai akhir cahaya sampai akhir purnama sampai akhir waktu Bertumpu pada angan tentang dermaga yang dirindu Berpulang kepada kekasih dipenghujung garis…Read more Kepada Karang Kepada Ombak Kepada Matahari

Masih tentang Kamu


Masih tentang kamu yang mendamba Masih tentang kamu yang memuja Masih tentang kamu yang terbelenggu Masih tentang kamu yang merindu Kasih lihatlah sejenak dalam kesendirianmu purnama itu Begitu lembut begitu indah begitu syahdu Untaian nada yang ditautkan angin menambah pesona malam ini Ingin rasanya waktu berhenti disini Terjamah oleh jemari lembutmu diantara kecupan asmaramu Tersentuh…Read more Masih tentang Kamu

Pagiku bersama bunga Kamboja


Untuk angin pagi yang selalu kurindukan Embun yang membasahi bunga-bunga Langit yang cerah gemilang Rasa syukur kuhirupkan lagi pagi ini Entah dari mana asalnya basah didedaunan Kuterbangun dan dia telah segar ditatapan Burung-burung berkicau tanpa henti Kembali larut dalam lamunan Semesta ini baru sejengkal ditempuh Takabur akan apa yang dapat ditatap Khilaf dalam rayuan tanpa…Read more Pagiku bersama bunga Kamboja

Angin Cerita Rindu


Menapaki jalanmu kekasih Ribuan depa kulalui Ketika kumenoleh kebelakang Tak sebanding dengan senyummu Kukayuh perahu ini ke dermagamu Jalani kehendak dari Yang Maha Berkehendak Jalani hasrat akupun tiba dihaluan Kumenoleh kamupun tersenyum Bolehkah kutafsirkan senyummu Sekali ini saja hingga kamupun tertawa Membodohiku sedemikian rupa Hingga malam ini kuterlena Buaian rupa asmara tak lekang Bebaskan aku…Read more Angin Cerita Rindu